Obat Keluh Kesah (tulisan : KH Yusuf Supendi)

Obat keluh kesahRasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling jelek adalah yang bersifat amat kikir dan pengecut.” (HR Ahmad dan Abu Daud).
Allah SWT memaparkan dalam QS Al Ma’aarij (70) ayat 19-21 tentang tiga sifat tercela yang sering melekat pada manusia yaitu
keluh kesah, frustrasi, dan kikir. Sifat manusia juga cenderung angin-anginan. Allah menyebutnya sebagai orang-orang yang “berada di tepi”.

“Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi (tidak dengan penuh keyakinan), maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (kembali kafir lagi). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.” (QS Al Hajj [22]: 11)

Manusia memiliki sifat keluh kesah, risau, dan gundah gulana. Apabila mendapatkan ujian dalam bentuk kejelekan seperti musibah, kesulitan, atau problematika hidup lainnya ia berkeluh kesah dan frustrasi. Sebaliknya, apabila mendapatkan ujian dalam bentuk kebaikan seperti nikmat kesehatan, harta kekayaan, atau posisi dan kedudukan ia menjadi kikir, lupa daratan, dan tidak mensyukuri nikmat Allah SWT, serta ingkar dengan kekuasaan Allah.

Sifat keluh kesah dan frustrasi ini banyak melekat pada manusia, mulai dari yang miskin papa sampai yang kaya raya, mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua. Seorang ibu yang frustrasi dan gamang akan masa depannya mengakhiri hidupnya sendiri dan anak-anaknya.

Para pegawai dan pejabat banyak yang frustrasi menghadapi akhir masa jabatannya. Mereka khawatir menghadapi kehidupan dengan penuh kesulitan dan tidak mendapatkan penghargaan, serta merasa kurang bermanfaat di masyarakat.

Islam telah memberikan solusi dan antisipasi untuk mengobati penyakit keluh kesah dan frustrasi. Dalam surat Al Ma’aarij (QS 70: 22-34)

Allah SWT memberikan tujuh kiat menanggulangi sifat ini. Allah berpesan pada kita untuk tetap mengerjakan shalat (ayat 22-23),
mengeluarkan zakat dan mendermakan harta kekayaannya (ayat 24-25), memercayai hari pembalasan (ayat 26), takut terhadap azab Allah SWT (ayat 27-28), memelihara kemaluannya (ayat 29-30), memelihara amanah dan janjinya (ayat 32), serta memberikan kesaksian secara tepat dan benar (ayat 33).

Insya Allah apabila umat Islam dapat melaksanakan konsep dari Allah yang dituangkan dalam Alquran secara baik sesuai dengan aturan syariah dan dilandasi tulus ikhlas akan mendapatkan ketenangan hidup di dunia.Dan di akhirat, ia akan mendapatkan balasan berupa surga dan dimuliakan
Allah SWT

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Dunia Islami. Tandai permalink.

2 Balasan ke Obat Keluh Kesah (tulisan : KH Yusuf Supendi)

  1. Ahmad nur berkata:

    alhamdulillah ada juga jadinya pengobatan hati dan pikiran yang lagi kacau ,semoga saudaraku bisa
    membaca dan mengerti bagaimana seharusnya ketika sodaranya ada masalah,yang dibutuhkan adlah mengingatkan

  2. emil berkata:

    mana yang laenya..
    by. sya;ban

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s