SECERCAH HARAPAN DIBALIK COBAAN

Sepi,…sunyi…hening mencekam….langit mendung kelabu awan hitam menmbah suramnya suasana.

“Ku berharap matahari hari bersinar lagi, burung-burung pun berkicau, kuncup menjadi mekar, sehingga putik pun berkembang, membesar menjadi buah yang segar”. Tapi bila hujan dan badai yang tiba, musibah prahara dan bencana yang kembali datang melanda, “Kita semua harus pasrah dan rela karena itu adalah suratan takdir garis hidup kita yang mesti kita tempuh”.

“Kita semua hanya dapat berharap dan bercita-cita agar bisa menjalani hidup dengan indah, tentram dan damai ditengah-tengah kebahagiaan”.  Karena tidak ada manusia yang ingin hidup susah. Tidak ada manusia yang ingin hidup menderita. Tidak ada manusia yang ingin mendapat bencana. Dan tidak ada manusia yang ingin menjadi stress, gila dan terlunta-lunta menjadi sampah yang merusak keindahan kota.

Kalau tuhan sudah berkehendak dengan qudratnya “ Kun fa ya kun”, jadilah maka jadilah. Tidak ada satu kekuasaan dan kekuatan didunia ini yang dapat menentang kuasa Nya.

Cobaan, musibah dan bencana adalah peringatan bagi kita untuk kembali kepada Nya. Agar kita kembali kepada kodrat sebagai makhluk ciptaan Nya yang harus patuh dan tunduk pada perintah Nya. Sebagai mana firman Allah yang artinya “Tidak akan ku ciptakan Jin dan manusia kecuali untuk mengabdi kepada Ku”.Hidup dan matiku hanya ditanganmu tuhan

Oleh karena itu janganlah terlalu bersedih dan terus-terusan larut dalam duka bila terjadi hal yang tidak kita inginkan, atau bila kita kehilangan apa yang sangat kita sayangi. Karena semua harta, anak, istri, kecantikan atau ketampanan yang ada pada kita adalah milik Allah. Kita hanyalah sebagai pemegang kuasa sementara atas semua yang telah Allah titipkan kepada kita. Bila suatu saat Allah dengan kuasanya mengambil semua itu, kita harus pasrah dengan mengucapkan “ Innalillahhi wa inna illaihi rojiun”.Harta Allah akan kembali kepada Allah SWT.

Memang sebagai manusia kita selaku makhluk yang lemah, pasti akan sedih bila mendapat musibah dan bencana, karena kita semua punya hati dan perasaan yang pasti akan tersentuh dan terenyuh bila mengalami cobaan. Tapi janganlah kesedihan dan duka itu sampai berlarut-larut. Karena bila kita tejerumus kedalam duka yang makin lama makin mendalam, hal ini akan mendatangkan bahaya yang lebih parah dan fatal kepada kita. Sebagai dampak yang paling mungkin timbul adalah munculnya gangguan stress, gila dan mati sia-sia. Mati dalam keadaan kufur yang jenazahnya tidak mesti harus diurus secara islami. “ Na udzubillahi min zaliq”.

Sabar dan tawakal serta mendekatkan diri kepada tuhan dengan cara meningkatkan ibadah adalah akses yang tepat menuju kebangkitan dari sedih dan duka karena mendapatkan musibah dan bencana.

Semoga tulisan yang singkatini dapat bermanfaat bagi pembaca semua, khususnya bagi penulis untuk dijadikan motto dan pegangan hidup kedepan. Karena penulis sendiri pernah mengalami ujian dan cobaan yang amat berat yang diberikan Nya. Dimana penulis harus menjadi single parent dengan 4 orang anak yang masih-kecil yang sangat membutuhkan kasih sayang dari seorang ibu. Tetapi tuhan berkehendak lain sang ibu diambil dan berpulang ke rahmattullah meninggal dunia sewaktu melahirkan anak ke 4.

Tuhan harus memisahkan, sang ibu bahkan tidak sempat melihat wajah anaknya yang baru ia lahirkan, dan sebaliknya sang anak juga tidak mengetahui siapakah dan bagaimanakah wajah ibu yang melahirkannya.

Dengan ketabahan dan beserah diri kepada Allah penulis bisa bertahan dan berusaha bangkit dan hidup optimis demi masa depan anak-anak yang harus diperjuangkan.

Wassalam.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Satu Balasan ke SECERCAH HARAPAN DIBALIK COBAAN

  1. Diyah Ayu berkata:

    Subhanalloh….. tulisannya sangat mencerahkan…..
    Semoga Karunia, rahmah, berkah dan hidayah Alloh SWT selalu tercurah buat bapak dan putra – putri Bapak………. Semoga mereka menjadi anak – anak sholeh dan sholehah yang dapat menghantarkan orang tuanya menuju surgaNYA……
    Setelah membaca tulisan bapak, berarti apa yang saya alami tidak ada apa-apanya….
    Jazakillah Pak…….
    Ma’af, tidak sengaja tadi buka blognya. Tapi Alhamdulillah saya dapat pencerahan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s