KREASI DAN INOVASI DALAM MENCIPTAKAN UPAYA POSITIF DI POLRESTA BUKITTINGGI

Sebagai seorang Kapolresta Bukittinggi, AKBP Drs.Eko Para Setyo Siswanto M.Si membuat berbagai inovasi dan kreasi dalam rangka menciptakan upaya positif untuk kemajuan Polresta Bukittinggi Khususnya dan Kota Bukittinggi Pada umumnya.

Diantara upaya upaya yang telah dilakukan diantaranya :

1. Membangun pos – pos gatur lantas di setiap persimangan dengan bekerja sama dengan para pengusaha .

2. Mencanangkan polisi patroli bersepeda yang dilaksanakan setiap jam rawan dan jam-jam sibuk lainnya ketempat-tempt keramaian dan tempat wisata yang dilaksanakan oleh unit Polisi Pariwisata dan anggota Patroli Sat Samapta .

Dalam upaya meng adakan sepeda -sepeda tersebut Bapak Drs.Eko menggalang kemitraan dengan para pengusaha perbangkan, Show room, Distributor rokok dan sebagainya, sehinga Polresta Bukittinggi memiliki Unit Patroli sepeda sebanyak 19 buah.

3. Dalam upaya penertiban pengendara sepeda motor Drs.EKO P menekankan kepada anggota sat lantas untuk selalu melaksanakan razia terhadap sepeda motor yang tidak melengkapi aksesoris atau memakai kenalpot yang tidak standar (bising) dan menjaring anak muda yang melaksanakan balapan liar dan kebut-kebutan. Bagi mereka yang memekai helm non standar diberikan kebijakan dengan mengamankan sepeda motor sementara sebelum pengendara membawa helm standar dengan catatan helm yang tidak standar tersebut dirampas.

Sampai tanggal 28 Agustus 2008 telah disita sebanyak 1600 helm non standar, yang kemudian helm-helm tersebut pada tanggal 28 Agustus 2008 dijadikan sebuah monumen yang di tempatkan di depan Mako Polresta Bukittinggi yang diberi dengan nama ‘MONUMEN KEMATIAN’.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Seputar Polresta Bkt. Tandai permalink.

2 Balasan ke KREASI DAN INOVASI DALAM MENCIPTAKAN UPAYA POSITIF DI POLRESTA BUKITTINGGI

  1. martracho berkata:

    Diberi nama Monumen Kematian, berdasarkan study kasus dari beberapa kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda motor baik tabrakan maupun kecelakaan sendiri, rata-rata pemakai helm non standar tersebut mengalami akibat yang lebih fatal dari pada yang memakai helm standar.
    Karena kepala adalah sentral dari saraf yang kalau mengalami gangguan bisa mengakibatkan hilangnya kesadaran, pendarahan otak, dan bahkan tidak jarang yang berakir dengan kematian.
    Maka penulis berkesimpulan dengan memakai helm non standar memberi peluang untuk cepat mati….

    Oh ya..Polisi bersepeda bukan untuk mengejar penjahatan yang melarikan diri dengn menggunakan Ranmor, tetapi untuk Prepentif di tempat keramaian, tempat wisata, dan tempat pemukiman.

    Lagi pula sesuai program pemerintah hemat energi

  2. dhieeewhe berkata:

    kok bisa ya ! dikasih nama ‘MONUMEN KEMATIAN’ ???

    heee ..

    klo pak polisi naik sepeda ngejar penjahatnya jdi lama ya ?!!

    ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s