Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Mohon maaf…..

Kepada seluruh pengunjung yang penulis hormati

Bila ada nama, lokasi dan photo yang ada di wordpress ini ada kaitannya atau mirip dengan saudara…

Dengan penuh kerendahan hati…Penulis mohon maaf sebesar-besarnya kepada saudara…

Karena tidak ada maksud apa-apa dari penulisan untuk mengganggu privasi saudara…

Melainkan hanya sekedar memperindah dari isi wordpress ini sesuai aspirasi isi hati penulis…

Sekali lagi mohon maaf..

Maafkanlah...
Maafkanlah…

Tertanda

Penulis

Binrohtal
Binrohtal

Salah satu pemenuhan hak anggota di bidang pembinaan rohani, pada pagi ini Kamis tanggal 26 Januari 2012 Polres Bukittinggi beserta jajaran melaksanakan kegiatan Binrohtal. Kegiatan ini merupakan program kerja Polres Bukittinggi yang dilaksanakan secara rutinitas dalam bidang pembinaan rohani dan mental personil. Sesuai jadwal yang telah dibuat untuk kegiatan Binrohtal dilaksanakan setiap hari Kamis Minggu ke empat setiap bulan.

Pada kegiatan Binrohtal kali ini, Polres Bukittinggi mendatangkan Ustad H.Muhammad Jumhur Syairin Spd.i selaku penceramah yang akan memberikan siraman rohani kepada anggota Polres Bukittinggi berikut jajaran. Kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan di Mesjid Baitul Amin Polres Bukittinggi yang berlokasi di dalam komplek Asrama Polres Bukittinggi. 

Sekira pukul 08.00 Wib, acara di buka oleh Bripka Irwan selaku protokol yang merupakan pengurus Mesjid Baitul Amin, kemudian untuk menambah hikmatnya acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Bripka Hutri Soni Anggota Propam Polres Bukittinggi. Selesai pembukaan masuk kepada acara pokok yaitu siraman rohani oleh Ustad H. Muhammad Jumhur Syairin Spd.i.

Siraman Rohani
Siraman Rohani

Beberapa hal diantaranya yang disampaikan oleh Ustad H. Muhammad Jumhur Syairin Spd.i.  di dalam ceramahnya yaitu :

  1. Pada zaman Rasullullah Nabi Muhammad SAW,  Iman  sangat sulit tetapi keyakinan lebih gampang, maksudnya pada  zaman Rasullullah Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan masyarakat yang belum beriman dengan menyembah berhala dan sebagainya, tetapi setelah beriman dengan masuk  Islam, mereka langsung meyakini dengan seyakin-yakinnya dalam kehidupan sehari-hari untuk selalu mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangannya, sedangkan   
  2. Pada saat sekarang ini Iman gampang dan instan, tetapi keyakinan yang sulit dan kurang, maksudnya dari lahir sudah beragama Islam mengikuti agama orang tuanya, mengakui bahwa tiada tuhan selain  Allah SWT dan mengakui Nabi Muhammad SAW adalah Rasul Allah, tetapi didalam kehidupan sehari-hari banyak yang dengan sengaja melanggar/melakukan apa yang dilarang oleh Allah SWT dan juga dengan sengaja melalaikan/ tidak mengerjakan apa yang diperintahkan Allah SWT. 
  3. Ada tiga hal yang harus diisi untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat yaitu:
  • Mengisi rongga dada dengan iman karena iman adalah menentukan akhlak seseorang.
  • Mengisi otak dengan ilmu karena ilmu penting dalam kehidupan di dunia maupun untuk bekal di akhirat kelak
  • Mengisi rongga perut dengan makanan yang halal semoga sirkulasi darah yang berasal dari zat makanan yang halal bisa menyuplai otak agar bisa berpikirdengan jernih dan sehat.

Melengkapi kegiatan pembinaan rohani dan mental ini di tutup dengan pembacaan doa oleh  Ustad H.Muhammad Jumhur Syairin Spd.i. Selesai acara seluruh anggota kembali melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok fungsinya masing-masing.

Lama waktu berada di neraka bagi yang meninggalkan sholat.

Kadang diri kita suka meninggalkan sholat tanpa alasan yang memang membuat boleh tidak melaksanakan sholat.

Sebaiknya jangan sampai kita meninggalkan sholat bila memang tidak berhalangan, sebab siapa saja yang meninggalkan salah satu dari lima sholat wajib bila dia berdalih atau berkeyakinan bahwa sholat tidak wajib, maka pantaslah ia dinilai kafir (mengingat ia tidak memandang bahwa sholat 5 waktu adalah kewajiban)
Sebagaimana sabda Rasulullah saw, bahwa:

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Nabi saw. bersabda, “Antara kekufuran dan keimanan adalah meninggalkan sholat,” Ada juga hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa’i dari sahabat Nabi saw., Buraydah, bahwa Nabi bersabda, “Ciri yang membedakan antara kita (kaum Muslim) dengan mereka adalah sholat. Barang siapa meninggalkan, maka dia telah kafir.”

Namun sebagian ulama berpendapat bahwa pada prinsipnya seseorang tetap dinilai sebagai Muslim selama dia mengucapkan kedua kalimat syahadat, walaupun melakukan dosa dan pelanggaran. Tentu saja, karena ia tidak melaksanakan sholat, yang tentunya adalah sebuah dosa atau pelanggaran, dimana dosa atau pelanggaran yang dilakukannya itu dapat menjerumuskan dirinya ke dalam neraka.
Sebagaimana firman Allah swt, yang ada dalam al-Qur’an dalam bentuk dialog berikut ini:
“Apa yang menjadikan kalian terjerumus ke dalam Neraka Saqar?” Mereka menjawab: ”
Kami dahulu tidak termasuk kelompok orang-orang yang sholat.” (QS. Al-Muddatstsir [74]: 42-43).

Dengan adanya kepastian dari ayat tersebut bahwa bila kita tidak pernah melaksanakan sholat jelas bahwa kita akan ditempatkan di Neraka Saqar.
Nah…..
Pertanyaanya berapa lamakah kita akan ditempatkan di Neraka Saqar tersebut bila kita dengan sengaja meninggalkan sholat 5 waktu?
Untuk mengetahui dengan pasti berapa lamanya mari kita sama-sama menghitung waktunya dengan perhitungan sesuai waktu akhir kelak

1 HARI akhirat = 1000 TAHUN dunia

1 TAHUN akhirat = 365 HARI akhirat x 1000 = 365,000 TAHUN dunia

1 waktu solat= 80 tahun akhirat = 29 200 000 tahun dunia. (80x365x1000)

2 waktu solat= 160 tahun akhirat = 58 400 000 tahun dunia. (160x365x1000)

3 waktu solat= 240 tahun akhirat = 87 600 000 tahun dunia. (240x365x1000)

4 waktu solat= 320 tahun akhirat = 116 800 000 tahun dunia. (320x365x1000)

5 waktu solat= 400 tahun akhirat = 146 000 000 tahun dunia. (400x365x1000)

SEKALI ga solat dah dekat 30,000,000 tahun kena azab.

SEHARI gak solat dah dekat 150,000,000 tahun kena azab.

SETAHUN gak solat dah berapa? 53,290,000,000 (53.29 billion tahun dunia)

RENUNGKANLAH,,,

APAKAH KITA MASIH AKAN MENINGGALKAN SHOLAT…..????
NAUDZUBILLAH

Antara Cinta dan Cemburu

CEMBURU ADALAH HAL YANG MULIA
BILA BERDASARKAN PADA AL QURAN DAN AS SUNNAH
CEMBURU ADALAH HAL YANG NISTA
BILA BERDASARKAN KEPADA NAFSU ANGKARA MURKA
CEMBURU ADALAH FITRAH MANUSIA
CEMBURU SEORANG ISTERI KEPADA SUAMINYA
CEMBURU SEORANG SUAMI KEPADA ISTERINYA
ADALAH CEMBURU YANG TELAH TERBIASA

NAMUN ADA CEMBURU YANG LUAR BIASA
CEMBURUNYA PARA NABI DAN SYUHADA
KEPADA MANUSIA-MANUSIA YANG BUKAN PARA NABI DAN SYUHADA
KEPADA MANUSIA YANG SENANTIASA BERCINTA
DAN BERKASIH SAYANG DIANTARA HAMBA-HAMBA-NYA

Kekasih kita Rasulullah saw bersabda,
“Di sekitar arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada’, tetapi para nabi dan syuhada’iri pada mereka. “ketika ditanya oleh para sahabat,Rosulullah saw menjawab,”mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling kunjung karena Allah”(HR. Tirmidzi). semoga kita termasuk kedalamnya. Amin.

Sesungguhnya orang-orang mu`min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat
[QS Al-Hujurat 10] “

“Tidak sempurna iman seseorang diantara kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.”

(HR. Bukhori-Muslim).

“Sekuat-kuat ikatan iman ialah cinta dan berkasih-sayang kerana Allah dan marah juga kerana Allah”.

(HR Imam Ahmad).

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam.”

(HR Muslim)

“Orang-orang Muslim itu ibarat satu tubuh; apabila matanya marasa sakit, seluruh tubuh ikut merasa sakit; jika kepalanya merasa sakit, seluruh tubuh ikut pula merasakan sakit.”

(HR Muslim)

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.